Beranda HEADLINE Johan Gandeng Yayasan 1991 Lakukan Penyemprotan di Sejumlah Rumah Ibadah

Johan Gandeng Yayasan 1991 Lakukan Penyemprotan di Sejumlah Rumah Ibadah

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Yayasan 1991 yang merupakan Alumni SMA Negeri 1 Sumbawa Besar tahun 1991 melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah rumah ibadah di Kabupaten Sumbawa, Kamis (26/3).

Anggota DPR RI asal Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, H Johan Rosihan, ST.

Untuk diketahui, kegiatan yang diiniasi oleh Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan ST ini juga melibatkan jajaran Pemda Sumbawa dan TNI/Polri.

“Kegiatan ini awalnya dari Pak Johan yang juga merupakan anggota dari Yayasan 1991. Dengan adanya kasus corona, kita dari yayasan 1991 diinginkan berpartisipasi kepada masyarakat. Sehingga kita berkoordinasi dengan Dikes, Kodim dan Polres Sumbawa,” ujar Ketua Yayasan 1991, Hendra Gunawan SE.

Disebutkannya, adapun lokasi penyemprotan disinfektan yang dilakukan yaitu di Masjid Kampung Bugis, Masjid Labuhan Sumbawa.

Tak hanya itu lanjutnya, penyemprotan juga menyasar ke Masjid Nijang, Masjid Olat Rarang, Masjid Bukit Permai, Gereja Bhaitani, Gereja Katolik dan Pura Suka Duka. “Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus berlanjut,” imbuh Hendra Gunawan.

Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PKS asal Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, H Johan Rosihan menjelaskan, aksi sosial yang dilakukan sebagai salah satu cara pencegahan virus corona (Covid-19).

“Kegiatan ini sejak seminggu yang lalu kami sudah koordinasikan dengan Bupati dan Dikes Kabupaten Sumbawa,” ungkap Johan.

Penyemprotan disinfektan baru dilakukan sekarang, karena memang sebelumnya bahan-bahan yang akan digunakan belum di dapatkan.

“Kegiatan ini baru bisa kami lakukan hari ini karena sebelumnya kami belum bisa mendapat kan bahan disenfektan. Yang akhirnya kami bersama Dikes sepakat untuk membuat racikan sendiri sebagai bahan disenfektannya,” tambahnya.

Dikatakan mantan Anggota DPRD NTB tiga periode itu, dipilihnya rumah ibadah sebagai titik sasaran penyemprotan agar masyarakat merasa aman dan tenang ketika melakukan ibadah.

Sekaligus juga diharapkan masyarakat dapat mengikuti untuk membersihkan masjid atau mushola di kampung masing-masing.

“Sebagai prosedur aman bersama Dikes, kami juga melibatkan TNI/Polri dalam kegiatan ini sebagai bentuk kemanunggalan semua pihak di Sumbawa dalam mencegah penyebaran serta membangun kesadaran bersama akan bahaya penyebaran Covid-19 ini,” kata Johan.

“Terimakasih kepada teman-teman Yayasan Alumni 1991 SMA 1 Sumbawa yang telah bersedia menjadi relawan. Karena memang, dalam situasi dan kondisi saat ini dibutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Kepada masyarakat, kami juga berharap dapat menjaga kebersihan, kurangi aktivitas di luar rumah, dan sebisa mungkin hindari keramaian,” demikian Johan Rosihan menambahkan. (red)