Beranda HEADLINE Doktor Zul : Kita Akan “Kroyok” Mataram dan Lombok Barat!

Doktor Zul : Kita Akan “Kroyok” Mataram dan Lombok Barat!

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Selasa (21/7), Menko Polhukam, Mendagri, Panglima TNI, Kapolri dan Wakil Ketua DPD RI berkunjung ke Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur serta Forkopimda NTB. Pertemuan para petinggi ini berlangsung di Gedung Graja Bhakti Praja lingkup Kantor Gubernur NTB.

Ini dalam rangka Mensukseskan Pilkada serentak 2020. Kemudian berkaitan pula dengan Kedisiplinan Masyarakat Taat Protokol COVID-19 dan Terlaksananya Program Obyek Vital Nasional di Provinsi NTB.

Dihadapan Menko Polhukam, Mendagri, Panglima TNI, Kapolri dan Wakil Ketua DPD RI, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menyampaikan beberapa laporan. Salah satunya soal perkembangan/keadaan NTB dimasa pandemi corona virus.

Berita Terkait:  Dipecat Tidak Hormat, PAN Desak APH Hukum AA Seberat-beratnya!

Kata Doktor Zul kerap Gubernur dipanggil, kondisi NTB dimasa pandemi hingga sejauh ini terus menunjukkan perubahan yang baik. Dimana dari 10 kabupaten/kota, tinggal beberapa daerah saja yang masih menjadi perhatian bersama.

Sebelumnya, lanjut Doktor Zul, terkait Corona Virus ini, Presiden beberapa waktu lalu juga telah memberikan instruksi, yang mana seluruh kepala daerah diminta kompak mencegah sebaran COVID-19.

Kendati demikian, masih kata Gubernur mengutip pernyataan Presiden, persoalan dampak ekonomi harus juga menjadi perhatian.

Berita Terkait:  Direktur RSUD NTB : "Covid Ini Nyata dan Bukan Konspirasi"

“Jadi kemarin itu, Bapak Presiden menginstruksikan semua kepala daerah harus mencegah corona virus. Dampak ekonomi juga harus diperhatikan,” kata Gubernur.

“Jangan pula terlalu terlampau serius menyikapi corona. Karena jangan sampai korona selesai, tapi setelah itu kita keteteran. Instruksi presiden ini langsung kami sikapi tegas,” imbuhnya.

Untuk di NTB, lanjut Gubernur kelahiran Sumbawa itu, mengungkapkan tinggal dua daerah yang menjadi perhatian fokus saat ini dalam mengikapi COVID-19. Yaitu terutama di Kota Mataram, dan sedikit lagi di Lombok Barat.

Berita Terkait:  Mulai Hari Ini, Penerbangan Komersial di Bandara Lombok Dihentikan 

“Yang paling menjadi fokus itu, tinggal satu daerah saja, yaitu Kota Mataram. Dan kami melihat Walikota (Pemkot) Mataram sudah berusaha dan bekerja keras, cuma memang kemungkinan karena Kota Mataram terlalu padat penduduknya,” ungkap Doktor Zul.

“Jadi kita akan “kroyok” (melakukan upaya pencegahan/penanganan) Kota Mataram dan Lombok Barat sedikit lagi. Intinya NTB dalam kendali. Dan kami juga akan bahu-membahu menyikapi COVID-19,” demikian Gubernur NTB disambut tepuk tangan hadirin. (red)