Beranda HEADLINE Bolos dan Diduga Miras, Pelajar di Sumbawa Diamankan Pol PP

Bolos dan Diduga Miras, Pelajar di Sumbawa Diamankan Pol PP

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Sebanyak sembilan pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Sumbawa kedapatan tengah bolos sekolah, pada Rabu (12/2) pagi. Selain bolos, beberapa dari mereka juga ada yang diduga tengah minum minuman keras (miras).

Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasi Operasi dan Pengendalian (Opdal)  Mukhtamarwan S.Ptmembenarkan adanya hal tersebut. Dikatakan, pelajar yang diamankan berada di lokasi berbeda. Yakni tiga pelajar diamankan di wilayah Taman Genang Genis dan enam pelajar di belakang BRI UNIT II Kota Sumbawa.

Berita Terkait:  Peduli, Relawan COVID-19 NTB Bantu Pengadaan APD Tenaga Medis

“Ada 6 orang anak-anak yang lagi bolos sambil miras. Sempat ada yang lari kami kejar. Ada yang ngaku putus sekolah. Setelah kami hubungi gurunya ternyata masih sekolah, ada gurunya di ruangan. Mereka beralasan tidak sekolah,” ujarnya kepada wartawan.

Diterangkannya, selain menghubungi pihak sekolah, pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap pelajar yang bersangkutan.

“Selanjutnya kita sudah komunikasikan dengan pihak sekolah dan orang tua agar mereka datang ke kantor diberikan pembinaan. Ada diamankan mirasnya di gelas, sudah diminum. Informasinya yang punya minuman itu yang lari. Minumannya brem, lagi diminum,” tambahnya.

Berita Terkait:  Berhijrah Wujudkan SDM Unggul Menuju NTB Gemilang

Diungkapkannya, selain mendapati pelajar bolos sekolah, pihaknya juga menemukan sejumlah anak punk asal luar daerah Sumbawa. Dalam hal ini, pihak Satpol PP memberikan arahan bahwa masyarakat merasa resah terkait keberadaan mereka di Sumbawa.

“Awalnya kami dapat laporan dari Kapolpos Kota bahwa ada sejumlah anak punk berada di jalan Baru di depan Indomaret mereka tidur di sana dengan Vesva segala macam. Pokoknya tidak sesuai dengan semboyan Sumbawa ingo roro kokat. Terus mereka dari Karawang 6 orang. Mereka dari kemarin sore nginap di Teras Indomaret di Jalan Baru. Alasan mereka karena vesva mogok. Kita bangunkan dan kita kasih tahu ada vesva. mereka bergeser ke bengkel karena di Sumbawa dilarang kegiatan seperti itu. Kita pantau mereka ke Bengkel,” tukasnya. (red) 

Berita Terkait:  Hasil Survei Terbaru MY Institute : Elektabilitas Mo-Novi Tetap Kokoh Diposisi Teratas