Beranda EKBIS Tunggakan Pelanggan PLN Sumbawa Capai Rp 1 Miliar Lebih

Tunggakan Pelanggan PLN Sumbawa Capai Rp 1 Miliar Lebih

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Mendekati akhir tahun 2019, PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumbawa mencatat, tunggakan pelanggan mencapai Rp 1 Miliar lebih. Tunggakan ini dilakukan baik pelanggan umum atau pribadi, maupun instansi vertikal hingga sejumlah kantor di Lingkup Pemkab Sumbawa.

“Dari pendapatannya PLN UP3 Sumbawa baik di Sumbawa dan Sumbawa Barat sekitar Rp 20 Miliar, masih ada sisa sekitar Rp 1 M yang belum terbayarkan,” ujar Manager PLN UP3 Sumbawa melalui Supervisor Pemasaran, Paulus Saritosa kepada Nusramedia.com, Senin (30/12).

Berita Terkait:  Pengembangan Wirausaha Pemuda Kunci Wujudkan NTB Gemilang

Tunggakan oleh pelanggan ini dihitung mulai per tanggal 21 di setiap bulannya. Karena kewajiban pelanggan dalam membayar iurannya dari tanggal 2 hingga tanggal 20 di setiap bulannya.

Dijelaskannya, PLN sendiri memiliki target kinerja. Yakni harus menyisahkan 2 persen dari total pendapatannya. Sehingga diharapkan, kepada pelanggan yang masih menunggak untuk segera menunaikan kewajibannya hingga akhir bulan ini.

“Misalnya pendapatan di bulan ini Rp 20 M, kemudian harus menyisahkan minimal 2 persen. Itu pun dengan pengecualian, dalam artian misalnya dua persen itu karena rumah pelanggan itu kosong, ada masalah dengan pelanggan itu, jadi secara umumnya di harusnya diwajibkan lunas semua,” tandasnya.

Berita Terkait:  60 Persen Gagal Tumbuh, Petani Keluhkan Kualitas Bibit Jagung Bantuan Provinsi

Disebutkannya, khusus untuk kantor lingkup Pemkab Sumbawa yang masih menunggak diantaranya Puskesmas Ropang, Puskesmas Lantung, Kantor Perusda, KT Markas Wilayah Hansip, RD Perum Perhutani, Kantor Agama dan Pasar Brang Biji. Total tunggakan kantor-kantor tersebut sebesar Rp 5.019.708.

Sementara ditempat terpisah, Kabag Umum Setda Sumbawa, Drs. Arfansyah menjelaskan, untuk tunggakan sejumlah kantor dimaksud bukan menjadi kewajiban pembayaran Bagian Umum. Melainkan tanggung jawab dari kantor masing-masing. Dimana kewajiban pembayaran listrik melalui Bagian Umum Setda Sumbawa yakni hanya  untuk Kantor Bupati Sumbawa, Rumah Jabatan Bupati dan Wakil Bupati serta Rumah Dinas Sekretaris Daerah. (red) 

Berita Terkait:  Terima Audiensi Generasi Millenial NTB, Bang Zul : Perkenalkan Digital Marketing ke Masyarakat Itu Bukan Perkara Mudah!