Beranda EKBIS Sekda : ASN Sumbawa di Kegiatan PDIP Sebatas Ikuti Pameran UMKM

Sekda : ASN Sumbawa di Kegiatan PDIP Sebatas Ikuti Pameran UMKM

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Sumbawa hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan PDI Perjuangan di Jakarta, beberapa waktu lalu. Hal ini diketahui setelah beredarnya foto dokumentasi sejumlah Kepala Dinas di kegiatan tersebut.

Bahkan foto tanpa keterangan jelas dan disertai pose dua jari bersama Bupati Sumbawa dan KSB dengan baju serba merah dengan backdrop Ketua PDIP, Megawati sudah beredar luas di sosial media seperti facebook dan whatsapp. Sehingga tak ayal, hal ini menjadi perbincangan masyarakat, khususnya para netizen. Dalam hal ini, masyarakat mempertanyakan terkait netralitas ASN Sumbawa.

Diklarifikasi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM yang dikonfirmasi wartawan menjelaskan, kehadiran Kepala Dinas itu karena memang mengikuti pameran produk UMKM yang kebetulan digelar oleh PDIP. Kepala Dinas hanya sebatas mendampingi UMKM asal Sumbawa yang turut diundang. Seperti pengusaha madu Sumbawa dan UMKM unggulan Sumbawa lainnya.

Berita Terkait:  Komisi III Puji Capaian Prestasi Bank NTB Syariah

“Itu kan pameran produk UMKM yang dilaksanakan (PDIP-red). Karena itu semua pengusaha UMKM, tentu karena dilihat ramai tentu dia akan hadir. Karena dia kepingin. Terbukti banyak dia dapat pesananan. UMKM ini kan ada dinas yang membina. Ada yang dibina oleh dinas pertanian, diskoperindag dan sebagainya,” jelas Sekda, Senin (13/1).

Untuk stand yang serba merah, tambah H. Bas, karena juga memang sudah disediakan oleh pihak penyelenggara. Sedangkan untuk pose dua jari, hal itu bukan berarti mengarah ke politik. Karena hingga saat ini, penetapan calon dan nomor urut calon di Pilkada Sumbawa juga belum ditentukan.

Berita Terkait:  Tertarik dengan NTB, Pengusaha Malaysia Lirik Lombok-Sumbawa

“Biar siapa yang punya acara, kalau strategis kita hadir. Stand disediakan memang oleh yang punya acara. Soal dua jari, kan belum ada penetapan calon. Artinya belum ada calon sampai hari ini, kecuali sudah diundi, sudah ada nomor calon. kemudian kita angkat jari. Serba salah, terlalu sensitif. Kalaupun bersaman dengan (Kegiatan partai-red) kan pamerannya yang kita ikuti. Kecuali pakai baju PDIP. Kan beda,” tambahnya.

Adanya persoalan ini, H. Bas menghimbau kepada ASN lingkup Pemkab Sumbawa untuk tetap bersikap netral dan jangan sampai mengajak dan mengarahkan orang lain untuk memilih salah satu pasangan calon. Meskipun demikian, jangan sampai karena politik memutuskan persahabatan dan tali silaturrahmi yang sudah terjalin selama ini.

Berita Terkait:  NTB Dorong Pengembangan Produk Tenun Pringgasela 

“Kita harus berhati-hati, dalam arti kita tidak boleh mengajak dan mengarahkan orang kepada hal-hal yang menguntungkan orang lain. Tapi juga tidak mesti kita harus menutup diri. Jangan sampai persahabatan dan silaturahmi kita dengan orang lain terputus. Jangan sampai politik memutuskan tali silaturrahmi. Artinya kita tetap haru hati-hati, dalam arti tidak mendukung, tetapi tidak juga kita harus menghindar, menjauh membatasi diri dan memutus hubungan dengan orang. Padahal selama ini kita baik-baik saja. Gak usah kita terlalu sensitif dengan warna, biru salah, putih salah, kuning salah,” tukasnya. (red)