Beranda EKBIS Samsat Sumbawa Optimis Capai Target Rp 61 Miliar dari PKB-BBNKB

Samsat Sumbawa Optimis Capai Target Rp 61 Miliar dari PKB-BBNKB

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — UPT Badan Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Samsat Sumbawa memiliki target serapan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di tahun 2019 sebesar Rp 61 miliar. Dari jumlah tersebut sekitar 54 persen atau Rp 30 miliar lebih diantaranya sudah berhasil diserap hingga pertengahan tahun ini.

“Jadi setahun pajak kita dengan BBNKB targetnya Rp 61 miliar. Kalau tahun lalu Rp 50 miliar,” ujar Kepala UPTB UPPD Samsat Sumbawa, Muhammad Husni S.Sos., M.Si di Ruang Kerjanya, Sabtu (6/7).

Berita Terkait:  UMKM NTB Bersaing Jadi Sorotan Nasional

Dikatakan Husni-akrab kepala Samsat Sumbawa disapa,berbagai inovasi dan terobosan baru terus dilakukan untuk merealisasikan target tersebut. Seperti berupaya meningkatkan kualitas pelayanan baik dari segi SDM maupun sarana prasarana,dirve thru untuk meringkas pelayanan, memberikan pelayanan pada malam hari di Taman Mangga Sumbawa, membuka kantor perwakilan di beberapa Kecamatan dan bekerjasama dengan sejumlah Desa sekitaran kota untuk mendirikan Samsat Desa.

Kemudian untuk Kecamatan terjauh seperti Tarano, Labangka dan Lunyuk, Samsat Sumbawa memberikan pelayanan kelilling. Pelayanan ini dijadwalkan minimal dua kali dalam satu bulan atau setiap kali turun dilangsungkan selama dua hari.

Berita Terkait:  Golden Palace Hotel Lombok Hadirkan Dua Menu Baru

“Kita juga ada one call artinya bisa menguhubungi petugas samsat jika masyarakat sedang sibuk bekerja atau ada kepentingan penting lainnya seperti ASN dan kami akan mendatanginya. Kemudian ada juga sms pemberitahuan jika pajak sudah memasuki jatuh tempo,” ungkapnya.

Guna target pajak dapat dicapai, selain berbagai upaya yang dilakukan pihaknya juga akan mengejar tunggakan dalam kurun waktu 2 hingga 5 tahun terakhir yang ada di Kabupaten Sumbawa sebesar Rp 38 miliar. Dalam hal tunggakan ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa.

Berita Terkait:  Bulog Sumbawa Segera Miliki Pabrik Penggilingan Beras Modern

“Kita bekerjasama dengan mitra yaitu Bapenda, karena Kabupaten mendapat bagi hasil dari PKB sebesar 30 persen. Sangat optimis bisa mencapai target itu karena di pertengahan tahun saja sudah mencapai 50 persen lebih atau 30 miliar lebih, yang tunggakan ini juga termasuk karena bagian dari obyek. Apalagi sekarang sudah bekerjasama dengan kabupaten yang dapat berkoordinasi dengan setiap desa,” tukasnya. (NM3)