Beranda EKBIS Miliki Potensi Besar, Pemanfaatan Budidaya Udang Baru 20 Persen

Miliki Potensi Besar, Pemanfaatan Budidaya Udang Baru 20 Persen

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Wilayah Kabupaten Sumbawa  ternyata memiliki potensi dalam mengembangkan budidaya udang. Namun dari 12 ribu hektar yang terdata Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa, pemanfaatannya hanya mencapai 20 persen saja.

“Sekitar 12 ribu hektar, sekarang kita baru manfaatkan 20 persen, angkanya sekitar 1900 hektar,” ungkap Kepala Dinas DKP Kabupaten Sumbawa, Ir. Dirmawan kepada wartawan Rabu (27/2).

Dikatakannya, pemanfaatan tersebut masih jauh dari potensi yang dimiliki. Namun demikian, potensi budidaya udang ini bukanlah dihitung berdasarkan pasang surut air laut maupun hamparan yang ada di pesisir.

Berita Terkait:  530 UKM/IKM Dilibatkan dalam JPS Gemilang Tahap II

Melainkan potensi yang dinamis, dalam artian lahan marginal yang tidak bisa dimanfaatkan untuk pertanian tapi bisa dimanfaatkan untuk budidaya udang.

“Saya kira potensi ini dinamis, bukan saja di 12 ribu hektar itu tetapi  di tambah lahan marginal yang tandus, bebatuan itu sekarang digunakan budidaya udang. Seperti di Kecamatan Labangka dan lunyuk, di lereng-lereng bukit ternayata ini sangat produktif,” jelasnya.

Untuk produksi udang per tahun, terangnya, yakni mencapai 97 ribu ton. Kemudian produksi tersebut dikirimkan ke wilayah Jawa Timur untuk di ekspor.

Berita Terkait:  Guy Martini : Lombok Tetap Cantik Begitu Memanjakan Mata

Karena memang dalam pengeksporan membutuhkan prosessing terlebih dahulu di pabrik di wilayah tersebut.

“Jadi proses di pabrik-pabrik baru di ekspor, itu kekurangan kita. Sekarang Pemerintah Husni-Mo sedang memperjuangkan insfrastruktur, terutama pelabuhan ekspor. Kita tidak punya pelabuhan ekspor, karena ekspor udang itu ya kita harus punya kontainer 40 bahkan fasilitasnya pun tidak ada. Sehingga kita harapkan di Pemerintahan Husni-Mo ini yang memperjuangkan di Tekuk Santong itu. Ini sangat mendukung ekspor itu dari sumbawa, prosesing dan ekspor langsung dari fasilitas yang ada. Sekarang ini kita kan belum punya,” jelasnya. (NM3)

Berita Terkait:  Wagub Jajaki Kerjasama dengan PT Food Station Tjipinang Jaya