Beranda EKBIS Mengungkap Fakta Dibalik Kokohnya Golden Palace Hotel Lombok

Mengungkap Fakta Dibalik Kokohnya Golden Palace Hotel Lombok

BERBAGI

“Diguncang Gempa Beruntun, GPHL Tetap Berdiri Kokoh”

NUSRAMEDIA.COM, MATARAMKejadian gempa bumi yang melanda NTB pada 2018 lalu memang menyisakan duka yang mendalam, terutama di Kabupaten Lombok Utara dan dibeberapa titik daerah lingkup NTB lainnya.

Golden Palace Hotel Lombok telah di Assesment Tim Penilai Struktur Bangunan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB bekerjasama dengan Tim Ahli Struktur Australia (PU Sydney) beberapa waktu lalu.

Selain menelan korban jiwa, tak sedikit pula warga NTB yang mengalami luka-luka. Selain itu, parahnya lagi, gedung/bangunan, perkantoran, rumah warga, sekolah, masjid, perkantoran, fasilitas umum lainnya cukup terluluhlantakkan.

Berangkat dari semua itu, ada hal yang cukup menyita perhatian. Yaitu tentang kokohnya Golden Palace Hotel Lombok (GPHL) padahal telah diguncang gempa bumi berkali-kali.

Hal ini tentunya membuat rasa penasaran memuncak. Sebab hingga kini salah satu hotel mewah dengan fasilitas lengkap itu masih berdiri kokoh tanpa adanya dampak signifikan dari guncangan gempa hebat yang melanda NTB beberapa waktu lalu.

Untuk mengetahui semua itu, ditemui media ini Ir. Teddy Sanyoto, MT., MBA selakuDirektur Utama Golden Palace Hotel Lombok mengungkapkan fakta dibalik kokohnya bangunan hotel tersebut.

Berita Terkait:  “SAMPUN”, Inovasi Teknologi Mengelola Sampah Menjadi Uang

Dikatakannya, GPHL telah dilengkapi dengan Rooftop Gaden (Taman Atap) dan terbukti telah tahan akan gempa. Beberapa waktu lalu kata Teddy, GPHL juga telah di Assesment Tim Penilai Struktur Bangunan.

Mereka kata dia, adalah dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB bekerjasama dengan Tim Ahli Struktur Australia (PU Sydney).

Berdasarkan hasil pengecekkan, struktur bangunan sama sekali tidak terjadi masalah atau gangguan yang berarti pasca dilanda gempa bumi 2018 lalu. Dimana 100 persen telah dinyatakan sama sekali tidak ada kerusakan struktur. Bangunannya pun dinyatakan sangat aman dan hijau.

“Kerusakan hanya terjadi pada bagian partisi finishing bangunan, seperti keretakan plesteran pada tembok façade, bangunan timur dan barat dan beberapa keramik dinding yang lepas. Struktur bangunan kolom dan balok tidak ada yang retak sedikitpun sangat kokoh dan kuat,” ujar Teddy.

“Jadi dapat saya katakan bahwa hotel ini aman untuk difungsikan kembali dan melakukan kegiatan operasional seperti sedia kala. Dan kami pun memberikan kartu hijau yang menandakan hotel ini sangat aman dan hal ini sudah diungkapkan oleh Kepala Tim Penilaianm,” tambahnya lagi.

Berita Terkait:  Sampoerna : Ayo Bangun Kembali Ekonomi Lombok!

Adapun lainnya lanjut Teddy, yaitu GPHL juga telah mendapatkan Surat Rekomendasi Teknis Kelayakan Konstruksi dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB yang didalamnya menegaskan, bahwa bangunan Golden Palace Hotel Lombok hanya mengalami kerusakan partisi ringan.

Sehingga secara umum, bangunan gedung hotel aman digunakan dalam memberikan pelayanan jasa perhotelan. Selain itu, Management Golden Palace Hotel Lombok optimis bahwa hotel yang terkenal sebagai rumah kedua para pejabat negara ini akan ramai kembali seperti biasanya.

“Poinnya semuanya aman, pelayanan tetap jalan. Dan kami optimis lebih baik kedepan,” demikian Teddy Sanyoto.

Sekedar informasi, berdasarkan data yang dihimpun media ini dari pihak GPHL adapun para pejabat Negara yang sudah pernah dating berkunjung dan menginal di Hotel Golden Palace.

Berita Terkait:  Bulog Targetkan Serapan Setara Beras 29 Ribu Ton

Mereka diantaranya, Presiden Joko Widodo (Presiden RI), Jenderal TNI (Purn.) H. Wiranto, selaku Menkopolhukam, hingga Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian.

Bahkan pasca dilanda gempa bumi, para pejabat Negara tetap datang berkunjung dan menginap di hotel tersebut.

Contohnya, seperti Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Moeloek-Menteri Kesehatan, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia, Zulkifli Hasan-Ketua MPR RI, dan Prof. DR. Mahfud MD-Politisi Indonesia yang pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Hal ini membuktikan bahwa para pejabat Negara yakin akan bangunan Golden Palace Hotel Lombok sangat aman. Beberapa event internasional juga pernah diselenggarakan di hotel tersebut.

Yakni seperti Event Akbar Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) dan Sub Regional Meeting On Transnational Security yang dihadiri para petinggi dari berbagai Negara (47 Negara di Dunia). (Bobby Maramis)