Beranda EKBIS Bank NTB Syariah Jangan Manja!

Bank NTB Syariah Jangan Manja!

BERBAGI

MATARAM — DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat mendorong Bank NTB Syariah memperbanyak kredit disektor produktif. Ini dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sambirang Ahmadi, M.Si. (Foto/NM)

Pasalnya, sejauh ini kredit yang disalurkan Bank NTB Syariah masih berkutat pada segment konsumtif yang berasal dari pemerintah, terutama dari ASN.

Sedangkan untuk sektor produktif seperti dari pelaku UMKM, petani termasuk pedagang masih terbilang sangat minim. Hal itupun diakui oleh Ketua Komisi III DPRD NTB-Sambirang Ahmadi.

“Memang kredit produktifnya tumbuh hanya saja belum progresif seperti konsumtifnya. Inilah yang kita minta kepada manajemen untuk meningkatkan kredit produktifnya,” ujarnya di Mataram.

Berita Terkait:  Industrialisasi, Menuju NTB Sejahtera dan Mandiri

Menurut dia, untuk meningkatkan kredit produktif, pihaknya sudah meminta manajamen Bank NTB Syariah dapat mendukung penyaluran kredit kepada petani, peternak, pelaku UMKM dan sektor swasta sehingga usahanya bisa tumbuh dengan baik.

“Kredit-kredit yang seharusnya diperbanyak Bank NTB Syariah. Jangan sampai Bank NTB ini kalah dari Bank Bali misalnya. Jadi perlu ada terobosan dari manajemen untuk mencapai itu,” tegas Sambirang.

Selain itu, masih kata dia, yang perlu juga mendapatkan perhatian Direksi Bank NTB Syariah, yaitu bagaimana meningkatkan dan memperbaiki sistim digital yang ada, sehingga pelayanan bisa lebih cepat dan mudah.

Berita Terkait:  Lombok Barat Jadi Contoh Berdayakan UKM/IKM

“Intinya, Bank NTB Syariah jangan terlalu manja dengan market share dari pemerintah. Mereka harus mampu memperlebar size kredit, memberikan fasilitas dan kemudahan bagi masyarakat ekonomi lemah,” tegas Anggota DPRD NTB asal Dapil Sumbawa dan Sumbawa Barat tersebut.

Dikatakan politisi PKS ini, jika penyaluran kredit di sektor produktif ini meningkat, maka secara tidak langsung berpengaruh pada meningkatnya modal inti Bank NTB Syariah sebesar Rp 3 triliun bisa digapai kedepannya.

“Korporasi disentuh, selanjutnya masyarakat ekonomi lemah juga perlu disentuh. Harus perbanyak outlet di pasar-pasar. Intinya Bank NTB harus memberikan fasilitas dan kemudahan bagi masyarakat ekonomi lemah,” demikian tegas Sambirang Ahmadi. (red) 

Berita Terkait:  Kenalkan Samota Pada Dunia, DPMPTSP NTB Gelar Nonton Bareng