Beranda ADVERTORIAL Wajibkan Protokol COVID-19, Dispussip Sumbawa Buka Kembali Pelayanan

Wajibkan Protokol COVID-19, Dispussip Sumbawa Buka Kembali Pelayanan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Setelah sempat dihentikan sementara akibat Covid-19, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Sumbawa kembali membuka pelayanan perpustakaan (baca, pinjam dan pengembalian buku). Pelayanan tersebut mulai dibuka pada Rabu (17/6) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kepala Dispussip Kabupaten Sumbawa, Ir. Irin Wahyu Indarni membenarkan hal tersebut. Dibukanya kembali layanan menindaklanuti Surat Edaran (SE) Bupati Sumbawa Nomor: 060/171/OPA/2020, tentang sistem kerja pegawai aparatur sipil negara dalam tatanan normal baru di lingkungan pemerintah Kabupaten Sumbawa. Dalam penerapan layanan selalu mengikuti protocol kesehatan, seperti menggunakan masker, cuci tangan sebelum masuk dan keluar dari ruang pelayanan. Kemudian tetap menaga jarak saat berada di ruangan.

Berita Terkait:  Pemprov NTB Mulai Menata Landscape Islamic Center

“Sebelumnya banyak sekali yang datang, tetapi belum kita buka pelayanan. Sekarang sudah dibuka pelayanan, baik membaca, meminjam dan mengembalikan buku. Mulai dibuka pada tanggal 17 Juni 2020,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (18/6) lalu.

Dengan dibukanya layanan perpustakaan ini, seluruh masyarakat (umum, mahasiswa dan pelajar) kini sudah bisa mendatangi Kantor Dispussip. Adapun jadwal pelayanan dari Senin sampai Jumat setiap pukul 07.30 Wita-17.30 Wita. Waktu istirahat pukul 11.30-14.00 Wita. Sedangkan di hari Sabtu mulai pukul 08.00- 17.30 Wita.

Berita Terkait:  Kadis Dikbud Sumbawa Buka OSN Tingkat SD

Dijelaskannya, seluruh masyarakat sudah bisa membaca dan meminjam buku di Dispussip. Bagi pelajar dan mahasiswa bisa menambah ilmu pengetahuan dengan membaca berbagai judul buku yang ada. Begitupula masyarakat umum juga bisa menambah wawasan untuk diterapkan langsung dalam rangka meningkatkan ekonomi akibat wabah covid-19.

“Barangkali ada yang mau memutar haluan setelah terkena dampak covid. Barangkali dari berdagang karena modal sudah tidak ada, mau menjadi petani bunga, kuliner, masakan, bisa dipinjam buku di sini,” jelasnya seraya menambahkan pihaknya berharap masyarakat kembali bangkit melalui literasi.

Berita Terkait:  Berkat INOVASI, Guru di Sumbawa Semakin Kreatif

“Harapan kami bangkit ekonomi masyarakat melalui literasi. Literasi dimaksud membaca buku, membaca peluang dan kesempatan yang ada. Sehingga dia bisa eksis dan kembali meningkatkan ekonomi keluarganya,” pungkasnya. (*)