Beranda ADVERTORIAL Selamat! Kecamatan Pemenang Juarai Lomba Pawai Takbir dan Dulang Pesajiq

Selamat! Kecamatan Pemenang Juarai Lomba Pawai Takbir dan Dulang Pesajiq

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA – Dari hasil pengumuman yang di bacakan oleh Kabag Kesra Setda KLU Syamsudin, pada acara halal bihalal yang diadakan Pemda KLU dihalaman Kantor Bupati, Selasa (18/6) kemarin, Kecamatan Pemenang keluar sebagai juara umum di semua mata lomba.

Dari 12 peserta lomba yang turut berpartisipasi, Remaja Masjid Raudatul Iman Dusun Teluk Kombal Desa Pemenang Barat kembali meraih peringkat I pada lomba “Pawai Takbiran” di tahun 2019 kali ini dengan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp. 10.000.000, di susul Remaja Masjid Nurul Iman Tembobor Desa Singgar Penjalin yang meraih peringkat II dengan hadiah uang tunai sebesar Rp. 9.000.000, sedangkan juara III diraih oleh Remaja Masjid Al-Muttaqin Dusun Kandang kaok dengan hadiah uang tunai sebesar Rp  8.000.000.

Berita Terkait:  HM Husni Djibril : Terimakasih Pak Jokowi untuk Sumbawa

Sedangkan dari perlombaan “Dulang Pesajiq” yang di gelar oleh Disbudpar Kabupaten Lombok Utara pada saat perayaan lebaran Topat Minggu lalu, Kecamatan Pemenang terpilih menjadi juara I, selanjutnya disusul Kecamatan Bayan yang memperoleh juara II, Kecamatan Gangga sebagai juara III, Kecamatan Tanjung juara IV, dan terakhir Kecamatan Kayangan yang justru terbalik menjadi juara V, dimana pada tahun sebelumnya Kecamatan Kayangan meraih peringkat yang pertama.

Penyerahan hadiah bagi para juara kemudian diserahkan langsung oleh Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH, Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin, SH., MH., Serta Ketua DPRD KLU H. Burhan M. Nur, SH.

Berita Terkait:  Ratusan Sekolah Usul Pergantian Bendahara BOS

Syamsuddin selaku Ketua pelaksana acara lomba pawai takbiran mengakui bahwa antusias masyarakat pada tahun ini agak sedikit menurun, hal tersebut di karenakan kondisi masyarakat yang masih berduka pasca musibah terjadinya gempa.

“Kegiatan Pawai Takbiran ini memang sedikit menurun jumlah pesertanya ketimbang tahun yang lalu, kalau kemarin jumlah pesertanya 15 peserta karena memang kondisi yang tidak memungkinkan karena masih suasana berduka” jelas Syamsuddin. (NM2)