Beranda ADVERTORIAL Selamat Berkompetisi, Seleksi OSN SD Tingkat Kabupaten Sumbawa Digelar

Selamat Berkompetisi, Seleksi OSN SD Tingkat Kabupaten Sumbawa Digelar

BERBAGI
Sebanyak 30 siswa yang menjadi peserta mengikuti tahapan seleksi Olimpiade Siswa Nasional (OSN) SD Tingkat Kabupaten yang digelar tepatnya di SDN 2 Sumbawa Besar, Senin 18 Maret 2019. (Foto : JN)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Antusias dan penuh semangat itulah gambaran yang Nampak terpancar dari raut wajah para peserta seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD Tingkat Kabupaten Sumbawa.

Nampak Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Dikbud Sumbawa, Junaidi saat membuka dan memberikan sambutan pada giat tersebut, Senin (18/3). (Foto : JN)

Ini merupakan tindak lanjut dari hasil pra tes yang dilaksanakan sebelumnya oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa dan Senin (18/3) ini seleksi OSN SD tingkat Kabupaten mulai digelar.

Kegiatan ini terlaksana tepatnya di SDN 2 Sumbawa Besar, dimana merupakan giat yang dilaksankan oleh dinas tersebut melalui Bidang Pembinaan SD Dikbud setempat.

Berita Terkait:  TGH HAZMI HAMZAR : SELAMAT HPN 2021

Peserta seleksi kali ini berjumlah 30 orang, yang mana tiap mata pelajaran baik IPA dan Matematika merupakan hasil pra tes sebelumnya.

Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, H Sahril yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SD Dikbud setempat, Junaidi mengungkapkan bahwa masuknya tahapan ini adalah hal penting.

Dari jumlah tersebut akan diseleksi sehingga diambilah tiga besar untuk dipersiapkan berlaga pada tingkat selanjutnya, yakni OSN SD Tingkat Provinsi NTB.

OSN tingkat provinsi sendiri kata pria yang akrab disapa Jun ini, rencananya akan digelar pada akhir Maret mendatang.

Berita Terkait:  Smart Reading 4.0 Metode Khatam Cepat

Berdasarkan hasil analisa pra tes lanjutnya, telah menunjukkan bahwa ada optimisme untuk dapat bersaing ketat pada tingkat provinsi NTB khususnya pada mata pelajaran matematika.

Pun ada deviasi yang cukup besar antara hasil Matematika dan IPA. Hal ini masih kata Jun, memerlukan pola penanganan yang terstruktur dan terprogram.

“Perlu pola yang terstruktur jika ingin memenangkan kompetisi di tahun-tahun mendatang,” kata Jun.

Yang pasti masih kata dia, kemampuan akademik guru harus terus dilakukan dengan pembinaan terprogram dan terstruktur.

Berita Terkait:  Deadline Akhir Desember, Dikbud Sumbawa Ingatkan LPj  Dana BOS

Adapun salah satu cara yang akan ditempuh yakni menggagas kelompok studi guru sains dan matematika dengan pendekatan akademik baik program maupun konten.

“Kami akan coba gandeng kampus lokal untuk program ini, sehingga dapat terbenahi baik kurikulum maupun kontennya,” demikian Junaidi. (*)