Beranda ADVERTORIAL Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Sumbawa Gelar Rakor Tim Pora

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Sumbawa Gelar Rakor Tim Pora

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWAKantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa menggelar rapat koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada Rabu (27/11) lalu.

Rakor yang melibatkan pihak Kecamatan dan Kelurahan/Desa di KSB ini untuk memperkuat pengawasan WNA hingga tingkat bawah

Kepala Kantor Imigrasi Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasi Wasdakim, Made Surya Artha mengatakan, Tim Pora dapat menjadi wadah komunikasi untuk meningkatkan sinergitas antara berbagai instansi pemerintah terkait dalam hal pengawasan.

Sehingga pihaknya yang melakukan rapat koordinasi memberikan pemahaman terkait beberapa kegiatan dan keberadaan orang asing.

Berita Terkait:  Sertijab Dandim Lotim dan Danyonif 742/SWY

Seperti orang asing yang menyalahkan izin tinggal, orang asing yang melakukan kegiatan spionase, orang asing yang melakukan penelitian untuk jurnalisme dan orang asing yang tidak memiliki izin tinggal.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pengawasan terhadap orang asing ini dapat dimaksimalkan dengan sinergitas yang dibangun antar instansi pemerintah.

“Direktorat Jenderal Imigrasi melalui  Imigrasi Sumbawa berusaha untuk menjangkau level terbawah agar pengawasan orang asing itu bisa maksimal. Kalau sudah melibatkan Kecamatan, Desa dan Kelurahan, nantinya mereka diharapkan bisa mengumumkan atau meneruskan informasi ini ke tingkat RW/RT. Sehingga pengawasan orang asing bisa lebih maksimal,” ujarnya kepada wartawan, Senin (2/12).

Berita Terkait:  Ratusan Sekolah Usul Pergantian Bendahara BOS

Diungkapkannya, setelah menggelar rakor, pihaknya juga melakukan operasi gabungan (Opgab) ke sejumlah titik lokasi keberadaan orang asing, yaitu PLTU Kertasari dan sejumlah Hotel yang ada di Kertasari, KSB.

“Kami meminta kepada Lurah atau Kades jika ada orang asing di wilayahnya agar bisa dibahas di rapat tersebut. Kemudian akan kita cek di lapangan bersama-sama melalui operasi gabungan tersebut. Tapi selama Opgab kita belum menemukan adanya aktivitas orang asing yang diduga melanggar keimigrasian,” jelasnya.

Berita Terkait:  Sungai Meluap, BPBD Langsung Turun ke Mapin Rea

Diakuinya, Kantor Imigrasi Sumbawa membutuhkan peran aktif dari semua pihak dalam hal pengawasan orang asing. Karena luas wilayah yang ditangani tidak sebanding dengan jumlah petugas yang ada.

“Harapannya, Desa atau kelurahan bisa berperan aktif, karena pengawasan orang asing tidak hanya tugas dari penegak hukum tapi semua masyarakat,” tukasnya. (*)