Beranda ADVERTORIAL Kembali Hidupkan KUD, Cara Nur-Salam Atasi Persoalan Petani

Kembali Hidupkan KUD, Cara Nur-Salam Atasi Persoalan Petani

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Sejumlah persoalan dialami para petani di Kabupaten Sumbawa setiap tahunnya. Mulai dari buruknya kualitas bibit, kelangkaan pupuk hingga anjloknya harga produksi.

Terhadap hal ini, Calon Bupati Sumbawa, Nurdin Ranggabarani menyampaikan keprihatinannya. Dikatakan, seharusnya persoalan petani dapat diatasi dengan keberadaan Koperasi Unit Desa (KUD). Namun sayang, kini KUD sudah tidak berfungsi lagi.

Dia mengaku sempat mengunjungi sejumlah KUD, salah satunya Eks Kantor KUD Berkat di Desa Juru Mapin, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa beberapa hari lalu.

KUD itu, lanjut pria yang kerap disapa NR itu, dulunya berfungsi sangat ramai dan selalu sibuk melayani kepentingan petani yang berada di wilayah setempat. Hanya saja, kata dia, KUD tersebut tidak beroperasi lagi.

Berita Terkait:  Atasi Sampah, DLH Minim Armada dan Fasilitas

“Dulunya (Kantor KUD Berkat) saat berfungsi sangat ramai dan sibuk untuk melayani kepentingan petani kita, yang berada di wilayah itu. Namun sekarang, bangunan-bangunan seperti ini tidak saja KUD Berkat tapi semua KUD kita di Kabupaten Sumbawa saat ini dalam keadaan tidak beroperasi, mati suri,” tutur NR.

“Padahal kalau kita melihat pengalaman kita dahulu, bahwa KUD ini menjadi pusat aktivitas dari berbagai kegiatan petani. Mulai penyediaan pupuk, penyediaan bibit hingga pengamanan harga hasil produksi pertanian dari petani kita,” imbuhnya.

Pada masanya jelas Nurdin, keberadaan KUD menjadi sangat penting bagi petani. Karena di KUD semua kebutuhan akan pertanian dapat terpenuhi. Seperti pupuk, obat-obatan hingga pada musim panen, biasanya KUD juga dipenuhi dengan hasil produksi pertanian masyarakat.

Berita Terkait:  BPBD Petakan Daerah Rawan Banjir

Oleh karena itu, Nurdin Ranggabarani yang berpasangan dengan Burhanuddin Jafar Salam (BJS) berniat akan kembali menghidupkan KUD yang ada di Kabupaten Sumbawa.

“Kami berniat mengaktifkan kembali koperasi-koperasi kita yang ada di Kabupaten Sumbawa.yang berada di seluruh Kecamatan dan di beberapa desa di wilayah Kabupaten Sumbawa. Karena melalui lembaga Koperasi Unit Desa ini lah, Nur-Salam menyediakan bibit bagi petani kita. Menyediakan pupuk hingga pengamanan harga gabah atau harga jagung dari petani kita ke depan,” kata Nurdin yang merupakan Calon Bupati Sumbawa nomor urut 2 ini.

Ditambahkannya, alasan inilah yang membuat dirinya mengunjungi beberapa Koperasi yang ada di Kecamatan maupun di beberapa Desa untuk melihat kondisi terkini. Karena bagaimanapun juga, menurut dia, Pemerintah Pusat memiliki anggaran bantuan untuk operasional Koperasi di daerah.

Berita Terkait:  Pakaian Adat Warnai Paripurna HUT NTB ke 61

Namun, karena koperasi di Kabupaten Sumbawa sudah tidak aktif lagi, bahkan hampir tiada. Sehingga anggaran pusat terkait kegiatan koperasi tidak dapat dicairkan atau tidak dapat datangkan.

“Karena itulah jika Nur-Salam ditakdirkan mengemban amanah kepemimpinan daerah lima tahun ke depan, Nur-Salam menginginkan Koperasi, KUD kita dapat ditumbuh kembangkan. Karena sesuai dengan konstitusi kita, koperasi adalah sokoguru dari perekenomian bangsa indonesia,” tandasnya.

“Jika ingin melihat Koperasi kita hidup kembali di masa yang akan datang, KUD kita di berbagai Kecamatan dan di berbagai Desa yang ada. Maka jangan lupa untuk memilih Nur-Salam pada tanggal 9 desember 2020,” demikian NR menambahkan. (*)