Beranda ADVERTORIAL JR Ingatkan 4 Kebiasaan yang Harus Dijaga Selepas Ramadhan

JR Ingatkan 4 Kebiasaan yang Harus Dijaga Selepas Ramadhan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Usai menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, akhirnya umat muslimin meraih kemenangan dimomentum Idul Fitri 1440 Hijriyah, Rabu (5/6).

Anggota DPR RI Terpilih dari Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, H Johan Rosihan, ST yang juga merupakan Ketua Fraksi PKS DPRD NTB sekaligus Ketua Komisi III DPRD NTB, ketika menjadi khatib Shalat Idul Fitri 1440 H, diMasjid Al Hakim, Kampung Bugis, Sumbawa, Rabu (5/6). (Foto : Imron/Oky/JR)

Kemudian selepas bulan ramadhan, sudah menjadi kewajiban untuk mempertahankan kebiasan baik yang dilakukan.

Seperti yang disampaikan Anggota DPR RI terpilih, H. Johan Rosihan ketika menjadi khatib Shalat Idul Fitri 1440 H, diMasjid Al Hakim, Kampung Bugis, Sumbawa.

“Untuk membuat hidup dan kehidupan masyarakat dan keagamaan dalam bulan-bulan di luarnya, hendak para alumni Ramadhan tetap menjaga dan memelihara kebiasaan baik saat Ramadhan. Diantaranya, menjaga kebiasaan Shalat baik yang wajib lima kali di Masjid maupun shalat sunat rawatib dan shalat sunnah lainnya, menjaga kebiasaan membaca dan mengkaji Al-Qur’an. Kemudian menjaga kebiasaan dan keikhlasan dalam bersedekah dan membantu sesama serta menjaga kebiasaan berpuasa dengan puasa-puasa sunnat,” imbuh H. Johan.

Berita Terkait:  Mantapkan Pelibatan Pelaku Wisata, Dispopar Siap Berikan Pelatihan

Dikatakan H. Johan, mengagungkan Tuhan melalui takbir berarti dapat memahami makna akan sebuah petunjuk yang berhasil diungkap secara sadar melalui serangkaian amaliyah selama Ramadhan.

Tarbiyah Ramadhan banyak meninggalkan kesan baik yang harusnya menjadi bekal dan kebiasaan untuk menjadi lebih baik.

“Bukanlah hari raya bagi orang yang menggunakan segala sesuatu yang serba baru, tetapi hari raya adalah bagi orang yang bertambah ketakwaannya,” ujar H. Johan mengutip seorang ahli hikmah.

Oleh karenanya, lebih jauh dikatakan H. Johan, Idul Fitri merupakan perayaan bagi seorang muslim karena telah kembali menjadi suci, serta mampu meningkatkan kualitas keimanannya menjadi muttaqin, menjalankan ajaran Islam dengan kaffah, mampu meraih kecintaan Illahi dengan tetap menjalankan ibadah sebaik mungkin. (Adv) 

Berita Terkait:  Pentingnya Menjaga Kerukukan dan Keharmonisan Antar Umat Beragama