Beranda ADVERTORIAL Inilah Imbauan MUI Kota Bima di Bulan Ramadhan

Inilah Imbauan MUI Kota Bima di Bulan Ramadhan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, BIMA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima mengeluarkan surat imbauan di Bulan Ramadhan 1440 Hijriah/2019 Masehi.

Imbauan ini berdasarkan keputusan rapat bersama antara Pemkot Bima, Polres Bima termasuk Pimpinan Lembaga Keagamaan setempat dan diperuntukkan khusus bagi masyarakat yang ada di Kota Bima.

Ini dimaksudkan dalam rangka menghormati Bulan Suci Ramadhan dan menjaga kekhusyuan pelaksanaan Ibadah selama Bulan Suci Ramadhan.

Adapun bunyi dari surat imbauan dengan Nomor : 022/MUI-KBM/V/2019 ini, yaitu :

1. Kepada seluruh umat Islam agar menjadikan Bulan Suci Ramadhan sebagai Bulan untuk meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT, dengan melaksanakan segala perintahya dan menjauhi segala larangannya.

2. Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan memakmurkan Masjid, langgar, dan Musholla; melakukan berbagai aktifitas ibadah seperti Sholat Fardhu berjamaah, Sholat Tarawih dan Sholat Witir, Tadarus Al Qur’an, Itikaf memperbanyak dzikir dan do’a; mengeluarkan Zakat Fitrah/Zakat Maal; berinfaq dan shadakah; mengikuti kajian dan ceramah agama; mendukung Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Umat dengan menggalakkan Koperasi Syariah; serta berbagai amaliyah Ramadhan lainnya.

Berita Terkait:  Hj Rohmi Ungkap Pesona Lombok-Sumbawa dan Air Awet Muda

3. Tidak melakukan perbuatan-perbuatan tercela, seperti: judi, minum-minuman keras, mabuk-mabukkan, mengkonsumsi narkoba dan sejenisnya, makan, minum, merokok di siang hari, mengeluarkan kata-kata kotor, membuat keributan, serta melakukan tindakan yang memancing emosi.

4. Tidak menjual, mengedarkan dan menyalakan barang-barang yang menimbulkan suara keras, seperti: petasan, mercon, dan sejenisnya.

5. Kepada pengguna kendaraan bermotor agar tidak mengendarai sepeda motor dengan memakai knalpot racing atau membuka knalpot, demi untuk menjaga kenyamanan dan kekhusyu’an orang yang melaksanakan ibadah puasa dan tarawih selama Bulan Suci Ramadhan.

6. Bagi pemilik Warung Nasi/Makanan dan Minuman agar tidak membuka aktifitas pelayanan konsumen pada siang hari selama Bulan Suci Ramadhan.

Berita Terkait:  Selamat, Humaspro KLU Raih Silver Winner Anugerah IPRI 2019

7. Bagi umat non muslim agar menghormati orang yang sedang berpuasa, yaitu dengan tidak makan, tidak minum, tidak merokok, dan sejenisnya pada siang hari di tempat-tempat terbuka seperti di kantor-kantor, pasar, Bus, jalan raya dan di berbagai fasilitas umum.

8. Bagi pemilik atau pengelola tempat hiburan malam seperti diskotik, café dan kegiatan lainnya yang dapat mengganggu Kambtibmas agar menghentikan kegiatannya selama Bulan Ramadhan demi untuk menjaga kekhusuan Ibadah Puasa Ramadhan.

9. Hindari perilaku anarkis, fitnah, adu domba, kekerasan, dan main hakim sendiri. Pelihara dan jaga persatuan dan kesatuan umat.

10. Kepada seluruh lapisan masyarakat untuk turut membantu aparat penegak hukum (TNI/Polri/Pol PP) dalam melaksanakan penertiban dan pengamanan, sehingga akan muncul suasana Ramadhan yang aman, nyaman, tertib dan damai khususnya di Wilayah Kota Bima.

Berita Terkait:  FPM 2019 Diharapkan Sentuh Ekonomi Masyarakat

11. Menghimbau pada aparat penegak hukum untuk menindak tegas berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu kekhusuan dan kehidmatan menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan, seperti peredaran Minuman Keras (Miras), tempat hiburan malam, dan praktek prostitusi.

“Kita harap seluruh umat dapat mematuhi himbauan tersebut. Ini untuk ketertiban dan kenyamanan kita bersama di Bulan suci Ramadhan,” kata Ketua MUI Drs. TGH Muh. Saleh Ismail.

Ditempat terpisah Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan menyampaikan kepada instansi agar mensosialisasikan himbauan dari MUI Kota Bima kepada seluruh masyarakat.

Hal ini dimaksudkan agar seluruh masyarakat dapat saling menjaga, saling menghormati serta menjaga keamanan dan ketertiban daerah terutama selama menjalankan ibadah puasa. (NM7)