Beranda ADVERTORIAL DLH Sumbawa : Gotong Royong Upaya Dukung Zero Waste!

DLH Sumbawa : Gotong Royong Upaya Dukung Zero Waste!

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Pemkab Sumbawa melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) menggencarkan gotong royong dalam menangani persoalan sampah.

Kegiatan ini difokuskan terutama di tempat-tempat pembuangan sampah sembarangan. Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumbawa, Dr. H. Muhammad Ikhsan, mengakui terkait penanganan sampah, Bupati sudah memerintahkan seluruh OPD untuk melakukan gotong royong setiap Jumat.

Bahkan sudah ada surat edaran agar masyarakat juga melakukan gotong royong di lingkungan masing-masing setiap hari Minggu.

Berita Terkait:  Buka Forum Konsultasi RKPD 2020, Ini Arahan Wagub NTB

Khusus Dinas LH gotong royong ini tetap dilaksanakan, fokusnya di tempat-tempat pembuangan sampah sembarangan.

“Jadi banyak tempat-tempat yang rawan pembuangan sampah. Itu yang kita akan sisir setiap hari jumat pagi. Kita akan keliling, contoh tadi di Unter Ketimis. Jumat depan kita akan bergeser ke Karang Gudang Kebayan. Nanti setelah itu kita bergeser ke jembatan-jembatan untuk membersihkan bantaran kali,”  ujarnya kepada wartawan, Jumat (15/3).

Menurutnya, gotong royong ini juga sebagai upaya mendukung Zero Waste yang dicanangkan Gubernur NTB.

Berita Terkait:  Jarot-Mokhlis Diyakini Mampu Bawa Sumbawa Lebih Maju

Kedepannya gotong royong ini akan semakin digencarkan. Makanya melalui surat edaran, camat juga diharapkan dapat meneruskan kepada desa dan juga dusun-dusun.

Karena untuk mengatasi persoalan sampah juga membutuhkan dukungan semua pihak termasuk masyarakat.

“Untuk memberikan contoh kepada masyarakat, di Lingkungan Hidup kita mulai dari diri sendiri dulu. Kemudian di lingkungan keluarga dan lingkungan masing-masing,” tukasnya.

Khusus di dalam kota, lanjutnya, Bupati sudah memerintahkan agar di semua kelurahan membeli roda tiga untuk mengangkut sampah masyarakat.

Berita Terkait:  NTB Raih Penghargaan TPID Terbaik

Karena truk sampah tidak bisa menjangkau hingga ke gang-gang kecil. Sehingga, diharapkan masyarakat agar dapat memilah sampah, sehingga diangkut oleh kendaraan roda tiga untuk dibawa ke container.

“Itulah yang kita harapkan kesadaran masyarakat. Karena untuk menangani persoalan sampah harus bersama-sama,” pungkasnya. (*)