Beranda ADVERTORIAL Dikbud Pastikan Pelaksanaan UN SD Terdampak Gempa Tanpa Gangguan

Dikbud Pastikan Pelaksanaan UN SD Terdampak Gempa Tanpa Gangguan

BERBAGI
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, H Sahril, S.Pd., M.Pd.,

NUSARMEDIA.COM, SUMBAWA — Bencana gempa bumi yang terjadi di NTB pada tahun 2018 lalu, mengakibatkan sejumlah bangunan sarana pendidikan mengalami kerusakan.

Khusus di Kabupaten Sumbawa yang merupakan salah satu daerah terdampak, ada 18 Sekolah Dasar (SD) dengan kategori rusak berat.

Kemudian menjelang Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang SD/MI yang tinggal beberapa bulan lagi.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa memastikan pelaksanaan USBN akan berjalan tanpa adanya gangguan. Termasuk di sekolah terdampak gempa tersebut.

Demikian diungkapkan, Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, H. Sahril S.Pd., M.Pd., di Ruang Kerjanya, Rabu (27/2).

“InsyaAllah proses pelaksanaan ujian nasional nanti tidak ada kendala ataupun gangguan,” ujarnya yang didampingi Kabid Pembinaan SD Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Junaidi SPd, MPd.

Tidak adanya gangguan ini, terangnya, karena memang terhadap sekolah terdampak, fasilitas berupa Ruang Kelas Baru Sementara (RKBS) sudah di bangun.  

Yakni dimana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hanya membangun kelas ataupun ruangan yang diruntuhkan saja.

Kemudian pasca terjadinya gempa, pihak Dikbud juga telah melakukan banyak inovasi dengan menggandeng sejumlah pihak terkait.

Bukan saja untuk mengembalikan jalannya kegiatan belajar mengajar, namun hal itu juga untuk menghilangkan rasa trauma para peserta didik.

“Ada beberapa sumber anggaran perbaikan sekolah terdampak, yakni melalui APBD Perubahan tahun 2018 sudah selesai rehab. Kemudian ada bantuan Pemerintah melalui Kemendikbud khusus SD sekitar Rp 18 Miliar lebih menyasar 105 sekolah. Ketiga Kementerian PUPR yang dikerjakan BUMN, kalau SD ada 18 titik kondisi rusak berat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Dikbud setempat, Junaidi, SPd MPd, yang mana ada salah satu siswa SD yang menarik perhatiannya.

Ketika rumah pelajar tersebut hancur dan sekolahnya runtuh akibat gempa, namun tidak membuatnya trauma. Bahkan ia yang mengikuti Olimpiade Olahraga tingkat Nasional mendapatkan juara dua.

“Ini anak luar biasa, saya ikuti dia, anak ini tidak menampakan sedikit pun traumatik, bahkan dia enjoy diantara anak se-Indonesia. Ini anak luar biasa dan berprestasi,” salutnya.

“Kalau anak seukuran seperti itu ketika mengalami guncangan traumatik pasti tidak bisa berprestasi, tapi anak ini beda itu yang saya lihat,” imbuhnya sembari mengharapkan peserta didik lainnya dapat mengikuti semangat dari siswa bersangkutan. (*)

Berita Terkait:  LPPD Kabupaten Sumbawa 2019 Tahun Anggaran 2020