Beranda ADVERTORIAL Dikbud Gelar Workshop Penyusunan Kisi Soal

Dikbud Gelar Workshop Penyusunan Kisi Soal

BERBAGI
Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa melalui Bidang Pembinaan SD Dinas Dikbud setempat menggelar Workshop Penyusunan Kisi-Kisi Soal Ujian Sekolah (US) jenjang SD TA 2018/2019 di Hotel Cirebon Sumbawa, Senin (11/3).

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Berbagai upaya dalam memantapkan sekaligus menyukseskan pelaksanaan ujian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa terus menggeber segala sesuatunya.  

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, H Sahril, S.Pd., M.Pd.,

Adapun upaya nyata yang dilakukan oleh pihak Dikbud setempat, khusus ujian sekolah (US) jenjang SD TA 2018/2019 telah menggelar Workshop Penyusunan Kisi-Kisi Soal Ujian Sekolah.

Kegiatan ini bertujuan menyusun dokumen kisi-kisi yang akan dijadikan rujukan oleh gugus maupun pihak sekolah dalam menyusun soal ujian nantinya.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Cirebon, Senin (11/3) ini, dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Dikbud Sumbawa, H Sahril didampingi Kabid Pembinaan SD Dinas Dikbud setempat yakni Junaidi.

Berita Terkait:  Gubernur Bekali ASN Peserta Kursus Kebencanaan di Darwin

Sesuai jadwal yang telah diagendakan, kegiatan workshop tersebut akan berlangsung selama tiga hari yakni dari tanggal 11 hingga 13 Maret mendatang.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Junaidi. (Dok : NusraMedia)

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh bidang kami. Dan ini juga adalah salah satu upaya kami (Dikbud) untuk memberikan standarisasi terhadap proses penyelenggaraan ujian sekolah tingkat SD,” kata Kabid Pembinaan SD Dikbud setempat, Junaidi kepada media ini.

“Alhamdulillah, kegiatan dibuka langsung oleh Pak Kadis. Kegiatan akan berlangsung dari tanggal 11 sampai dengan 13 Maret besok,” tambah pria yang akrab disapa Jun ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Dikbud Sumbawa, H Sahril dalam arahannya menyampaikan, bahwa standarisasi merupakan suatu upaya dalam melakukan pemetaan mutu secara konperhensif, khususnya pada sebaran indicator soal.

Berita Terkait:  Sediakan Internet Gratis, Ruang Terbuka Disulap Jadi Spot Belajar Sehat

Sehingga lanjut mantan Kepala DPMPTSP ini, dapat dijadikan acuan untuk menentukan keluasan maupun kedalaman konten yang akan dipetakan pada kisi-kisi.

“Dengan cara itu, akan terbaca deviasi hasil ujian dan seluruh variable yang menjadi factor besar kecilnya diviasi,” tutur pejabat yang dikenal santun dan ramah ini.

Lebih lanjut, standarisasi seperti ini akan memperkecil deviasi antara hasil ujian sekolah dengan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Karena masih kata Haji Sahril, menganut prinsip-prinsip yang secara umum sama terutama persentase pada masing-masing level soal.

Berita Terkait:  Bukan Pilih Kasih, Ternyata Ini Alasan Bang Zul Kirim 25 Guru PAUD KSB ke Malaysia

Ia juga berpesan, agar dalam proses penyusunan kisi-kisi soal hendaknya juga mencermati kondisi obyektif pendidikan.

Sehingga, dokumen yang tersusun nantinya bisa di sesuaikan dengan realita yang ada di tiap satuan pendidikan, khususnya di Kabupaten Sumbawa sendiri.

Tak hanya itu, Kadis Dikbud juga mengajak seluruh jajaran pendidikan khususnya para guru agar selalu mengembangkan inovasi dalam rangka mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sumbawa.

“Untuk itu, sangat penting sebuah inovasi dan inovasi musti di kembangkan demi meningkatkan mutu pendidikan di daerah kita ini,” demikian Haji Sahril. (*)