Beranda ADVERTORIAL Alhamdulillah, Dana BOS Cair!  

Alhamdulillah, Dana BOS Cair!  

BERBAGI
Kasubag Urusan Perbantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Mohammad Husnul Alwan, S.Ag

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Akhirnya, setelah menunggu cukup lama, Dana Bantuan Operasional Sekolah atau biasa disebut BOS untuk Tri Wulan Satu (TW I) tahun 2019, cair juga.

“Alhamdulillah, sudah bisa dicairkan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, melalui Kasubag Urusan Perbantuan, Mohammad Husnul Alwan, kepada media ini.

Sebelum proses pencairan dilakukan kata dia, Dinas Dikbud Sumbawa, saat ini tengah melakukan verifikasi terhadap Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) sekolah penerima.

Ini dilakukan supaya program sekolah yang tertuang dalam RKAS, tidak menyimpang dari Juknis sesuai Permendikbud No 3 Tahun 2019.

Berita Terkait:  Poltekpar Lombok Akan Gelar Wisuda Perdana

Verifikasi ini dimaksudkan juga untuk menimalisir temuan-temuan dari Inspektorat saat pemeriksaan kelak.

Karena itulah ujar Alwan, Bidang SD dan Bidang SMP di Dinas Dikbus Sumbawa, dilibatkan dalam verifikasi RKAS.

Dilibatkannya Bidang SD dan Bidang SMP dalam verifikasi juga sebagai bahan evaluasi, apakah program sekolah sudah selaras dengan Dinas Dikbud Sumbawa.

“Setelah verifikasi RKAS ini tuntas, baru sekolah penerima dapat mencairkan dana BOS nya,” tandasnya.

Diakui Alwan, pencairan dana BOS TW I tahun 2019 ini agak telat. Seharusnya dana yang berasal dari pemerintah pusat ini sudah dapat dicairkan bulan Februari, agar dapat segera digunakan sekolah.

Berita Terkait:  Wagub Berikan Sejumlah Penekanan Penting di Acara Jangzulmi

Terlebih sekolah saat ini tengah disibukkan dengan persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN).

Lebih lanjut Alwan mengatakan, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk TW I ini dana BOS yang dicairkan hanya 20% dari total anggaran atau sebesar Rp 11,6 Miliar.

Dari angka itu sebut Alwan, SD negeri mendapat alokasi paling besar yaitu sebesar Rp 7,5 Miliar. Ada 46.889 siswa penerima dengan sasaran 361 sekolah.

Sementara SD swasta mendapat jatah Rp 269,2 juta, dengan jumlah siswa penerima sebanyak 1.683, yang tersebar di 8 sekolah penerima.

Berita Terkait:  Masuki Dunia Kerja, 736 Peserta Diberikan Pelatihan Berbasis Kompetensi

Sementara untuk SMP negeri sebesar Rp 3,6 Miliar. Ada 93 sekolah penerima dengan jumlah siswa 18.108.

“Kalau SMP swastanya sekolah penerima cuman 13. Siswa yang dapat 1.392. Total yang diterima di TW I nanti sebesar Rp 278,4 juta. Untuk SD nominal yang diterima masih sama, Rp 800.000 persiswa pertahunnya. Begitu juga dengan SMP, tetap Rp 1 juta persiswa pertahun,” sebutnya. (*)